Secara tidak disadari, waktu luang saya belakangan ini justru terdapat pada pagi hari. Saya yang masuk kantor tidak perlu jam 8 tapi kondisinya harus pulang malam, menyebabkan hampir tidak mungkin lunch atau dinner sama teman-teman. Kebetulan beberapa teman juga punya rutinitas yang sama, plus seorang teman yang nganggur-nganggur setelah antar anaknya sekolah, yang sejak beberapa bulan lalu kan pemerintah menetapkan jam masuk sekolah, pukul 6.30. Jadilah kami berjumpa di pagi hari untuk sarapan bersama.
Tempatnya berpindah-pindah, yang diincer tempat yang cozy dan tentu saja, jam 7 udah buka. Sebuah tempat makan fastfood atau kasarnya junkfood yang buka 24 jam beberapa kali jadi ajang ketawa-ketawa nggak penting ini. Pernah juga sebuah resto keren tempat kumpul ibu-ibu sosialite jadi tempat kami berkumpul.
Sedangkan waktunya, sampai yang terakhir sih masih tak tentu. Biasanya setelah sms-an atau bbm-an timbul keinginan ini. Secara mendadak pesan berantai, berkumpullah ber 2, 3 atau 4 orang. Tapi waktu breakfast tadi pagi, salah satu di antara kami yang terpesona dengan acara breakfast ini mengusulkan agar ajang ini dilakukan secara rutin. Misalnya, 2 minggu sekali.
Aaaah, akankah acara ini menjadi semacam breakfast club-nya ibu-ibu sosialite itu? Rasanya sih nggak ya, nggak perlu khawatirlah, kegiatan boleh mirip, tempatnya pun gabung sama club jenis itu, tapi yang dibicarakan masih kok tentang becandaan-becandaan a la srimulat yang penting hanya untuk kami melepaskan sesak sejenak. Datangnya pun saya tetap naek motor kok.... hehehe santaiiiii....
Friday, 30 October 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment